Postingan

Silsilah Rua di Sampar, Flores

Gambar
Alexandér Magno Ximénés Paléng Rua bukanlah buah hati dari pasangan Repong dan Éndong. Rua cucu dan Empo Repong. Rua juga bukan putera dari Éndong dan Paléng karena Éndong itu sebetulnya mandul. Rua bertotem gude ( ceki lusa ). Sedangkan, Paléng adalah orang Lo'ok, Mata Waé. Empo Repong dan Paléng bertemu di Laja. Saudarinya Paléng menuju ke Adonara. Paléng dan saudarinya berpencar di Réo.  Kemudian, Rua tumbuh besar. Rua memperisterikan Bambung. Anaknya Rua dan Bambung ada dua orang, yaitu Robertus Ruma (Ema Umé) dan  Gaspar Garung  (Ema Élong). ( Lih .  Silsilah Gaspar Garung di Sampar ).  Rua juga kemudian memperisterikan Lunung. Lunung melahirkan Ganawéwa Gaul dan Régina Mamung. Ganawéwa Gaul mempersuamikan Gabriél Téngko asal Taga, Ruteng. Sedangkan, Régina Mamung mempersuamikan Yakobus Jéhadu. Robértus Ruma memperisterikan Maria Rosa dari Bobong. Robértus Ruma memperanakkan Nikolaus Labut, Thérésia Banut, Pétrus Garus, Dominikus Gaut, Stéfanus Nagut,...

Silsilah Mbaka di Ranggi, Flores

Gambar
Héndrikus Sonto Inilah silsilah dari Empo Mbaka di Ranggi, Kecamatan Waé Ri'i (2022), Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Asia.  Suing memperanakkan Sangka (Keturunan Rénsi Ambang di Cumbi), Béro (keluarga Wotok), Méro (keluarga Purek), Kémbang (keluarga Taga), dan Wanda (Keturunan Ranggi). Wanda memperisterikan Iju, maka lahirlah Antal. Antal memperanakkan Calang, Mbaka dan Tangkas. Calang memperanakkan Alfons Daha, Bertoloméus Abut, Ana Sinung,  Yohanés Ngagut , Élisabét Ngilut, Markus Akang, Bernadus Nggadu. Kemudian, Mbaka memperisterikan Bobek melahirkan Hanis Ronco, Sobina Sidung (bersuami Gaspar Garung di Sampar, Desa Pong Lalé), Kelara Ngamur (bersuami di Béo Kina), Maria Mbahung (bersuami di Téras). Hanis Ronco memperanakkan Héndrikus Sonto.  Sementara, Tangkas memperanakkan Anton Pal, Pétrus Ndadut, Rius dan Matias Éro. Demikian urutan keturunan Suing : Suing - Wanda - Antal - Mbaka - Hanis Ronco - Héndrikus Sonto - Damianus Mbaka Damia...

Silsilah Gaspar Garung di Sampar

Gambar
Gaspar Garung Kampung Sampar terletak di Desa Pong Lalé, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Asia.  Kampung Sampar ini diapiti oleh dua kampung lainnya, yaitu Mbélaing dan Nggawang. Gendang Sampar sekarang ini didiami oleh beberapa suku dengan pelbagai sejarah totem ( ceki ) di dalamnya.  Sebetulnya, kampung Sampar yang asli terletak di Sampar - salah satu persawahan di bagian selatan dari kampung itu sebagai kampung tua.  Karena perkembangan, kampung Sampar dipindahkan ke Lalé (yang lebih dikenal kampung Sampar sekarang ini, 2022).  Nenek moyang orang Sampar merupakan hijrahan dari kampung Laja. Sebelum Desa Pong Lalé mekar dari Desa Meler, Laja dan Sampar berada dalam satu wilayah administratif Desa. Dengan dimekarkannya Desa Meler, maka Sampar dan Laja (2022) berada di dua Desa yang berbeda.  Jadi, Desa Pong Lalé terdiri atas tiga anak kampung, yaitu Nggawang, Sampar dan Mbélaing.  Sejarah Empo Paléng. Dalam ber...

Lilin Keluar dari Perut Itu Ilusi

Gambar
Tentu saja kaum medis binggung ketika lilin kok bisa keluar dari perut? Dalam ilmu paranormal, itu yang disebut dengan teknik ilusi tingkat langit. Yah, sejenis sulap tingkat tinggi. Secara medis tentu hal itu tidak masuk akal. Karena? Medis memakai benda-benda nyata. Sebut sajalah jarum, gunting, spoit, silet, kater, dan segala macam. Intervensi Alam. Saya menyebutnya sebagai intervensi alam (roh). Tanpa roh alam, kehidupan di dunia kurang menarik. Roh alam bisa berbicara dengan manusia dalam dunia nyata. Roh alam itu hidup dan sungguh ada. Hanya saja jangan disalahkan untuk janto, kosé (merusak) orang lain. Roh alam itu adalah Dewa yang agung. Tentu saja tidak semua orang yang dapat berbicara dengan roh alam termasuk menghalau awan dan menghardik angin. Ambil Misal. Salah satu teknik ilusi yang paling cantik adalah mengambil beling, paku, jarum dari dalam tubuh seseorang. Benda itu sebenarnya tidak berada di dalam tubuh tetapi dieksekusi oleh "sesuatu". Sama halnya dengan k...

Paradigma Belis Bukan Tolok Ukur Meski Sebuah Kenischayaan

Gambar
Belis adalah sebuah kenischayaan, imperatif kategoris tetapi bukan tolok ukur budaya pada tataran tekstual. Secara kontekstual, budaya Manggarai menganut sistim relativisme soal tolok ukur belis. Memang sebuah kenischayaan tetapi aspek relatifnya dari sisi besarannya masih dipraktikkan secara umum . Unsur pemaksaan soal ukuran hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu saja. Pada umumnya, orang Manggarai menganut cara pandang relativisme. Besaran sebenarnya menyangkut harga diri saja. Harga diri tentu melekat dengan ingin mendapat sanjungan sosial bahwa dianggap hebat oleh dunia meski sebenarnya belis hanyalah kode budaya. Kode budaya ini erat kaitannya dengan martabat dan moralitas. Ketika ada yang mengatakan, mengambil gadis Manggarai identik dengan belis. Itu tidak benar. Yang benar adalah martabat dan moralitas dalam relasi perkawinan.  Strata sosial memang menjadi kegusaran tersendiri karena sudah ada bersitan proyeksi soal angka-angka. Belis ditakuti karena angka-angka. Selain...

Kunjungan Pak Andre Garu di Gendang Coal

Gambar
 

Malam Pertama dan Pertama Malam

Gambar
Bukan tidak mungkin ucapan ini terbersit di kepala orang-orang: malam pertama dan pertama malam. Baca juga :  Kidung Kehidupan Pertama , malam pertama.  Lazim orang-orang mendengar ungkapan ini: malam pertama ( wié laring cain ). Kerap orang-orang menyamakan ungkapan malam pertama untuk pengantin baru. Tentu apabila disandingkan dengan perjaka dan perawan, ucapan malam pertama amat identik dengan "upaya keras" pemermasukkan.  Malam pertama adalah awal kepuasan, terwujudnya asa yang menggelora untuk saling mendapati "pedang dan mahkota".  Walau sebutan malam pertama terkadang bersifat erotis, namun malam pertama juga dapat bersifat umum. Misalnya, malam pertama Presiden tidur di rumah jabatan. Selanjutnya disebut malam kedua, malam ketiga dan seterusnya. Banyaknya malam dan beraktivitas hingga beberapa malam akan disebut bermalam-malam. Baca juga:   Victor Laiskodat Gandeng Hery Nabit Malam pertama adalah malam pertengkaran, malam sengit, malam peraduan yang amat...